Model ARIMA (Metodologi Box-Jenkins)

Model ARIMA atau yang disebut metodologi Box-Jenkins
sangat baik untuk peramalan jangka pendek, akan tetapi
untuk peramalan jangka panjang ketepatan ramalannya 
kurang baik yang ditunjukkan dengan nilai peramalan yang
cenderung konstan naik atau turun mengikuti
data time series sebelumnya.

Urutan Metodologi Box-Jenkins (ARIMA) sbb :
1. Tentative IDENTIFICATION 
data historis digunakan untuk sementara mengidentifikasi 
model ARIMA yang sesuai.
2. ESTIMATION 
data historis digunakan untuk memperkirakan parameter
dari model tentatif yang telah diidentifikasi.
3. DIAGNOSTIC CHECKING
berbagai diagnosa digunakan untuk memeriksa kecukupan 
model tentatif yang telah diidentifikasi, jika diperlukan
untuk memberi usul model diperbaiki, yang nantinya 
kemudian dianggap sebagai model sementara yang baru.
4. FORECASTING 
Setelah memperoleh model akhir, model tersebut digunakan
untuk meramalkan nilai time series yang akan datang.

jika dibentuk dalam skema kurang lebih sbb :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

1 komentar:

Dawud Tan mengatakan...

permisi mbak, saya pernah menulis tentang fungsi autocorrelation untuk penentuan pola data time series apakah musiman, tren, atau stationer, di artikel berikut: http://datacomlink.blogspot.com/2015/12/data-mining-identifikasi-pola-data-time.html yang ingin saya tanyakan, apakah ada teknik lain untuk mencari pola data time series selain fungsi autocorrelation ya mbak? terima kasih

Posting Komentar

Sample Gadget

Sample Gadget 2

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut