Pemeriksaan Diagnosa
Dalam pemeriksaan terhadap model ada beberapa metode yang bisa dilakukan, antara lain adalah:
- Pengujian model secara keseluruhan (Overall F test) dan pengujian masingmasing parameter model secara parsial (t-test), untuk menguji apakah koefisien model signifikan secara statistic atau tidak baik secara keseluruhan maupun parsial.
- Model dikatakan baik jika nilai error bersifat random, artinya sudah tidak mempunyai pola tertentu lagi. Dengan kata lain model yang diperoleh dapat menangkap dengan baik pola data yang ada. Untuk melihat kerandoman nilai error dilakukan pengujian terhadap nilai koefisien autokorelasi dari error, dengan menggunakan salah satu dari dua statistik berikut, yaitu Uji Q Box dan Pierce atau Uji Ljung-Box.

0 komentar:
Posting Komentar